lawliet poenja

Maret 19, 2009

Kelemahan Prabowo (Teori Lawliet, AG)

Filed under: Uncategorized — Lawliet @ 3:11 am

Berita di KOMPAS.com

Megawati bertemu Prabowo Subianto di kediaman Megawati..

Disebut-sebut Prabowo punya kans yang besar untuk jadi pesaing SBY dan Megawati. Disebut-sebut Prabowo punya kans yang besar untuk mendapat dukungan para jenderal disamping SBY. Yahh.. itu sih orang politik yaa yang mengerti… Tapi saya punya pendapat sendiri. Saya akan menilai sosok Prabowo dan kans-nya untuk jadi presiden dari sudut pandang sosial-kurang kerjaan.

Dari sudut pandang orang gosip (ahli gosip, gitu.. bisa dibilang gelar saya Lawliet, AG, hihi..) menurut saya, Prabowo punya banyak sekali kelemahan untuk menjadi pemimpin indonesia.  Dia tidak mendapat tempat di hati banyak pecinta gosip. Dia duda cerai gitu lohh.. :)) Mantan menantu Soeharto. Untuk jadi pejabat pemerintahan, syarat utama adalah harus punya istri, baru dipandang dan punya nama baik. Kalo duda, gawatlah dunia. Punya kekuasaan, punya harta tapi duda?? Apa kata dunia.. Ga ada yang  mau milih…

Contohnya saja Saipul Jamil. Si duda-centil-bikin-ilfil ini pernah mencalonkan jadi wakil bupati atau sejenisnya lah gitu. Dan hasilnya? Ga dapet kan..  Coba kalo dia punya istri, ga centil, dan ga bikin ilfil bisa jadi ada yang kecantol buat milih dia.. (sambil merem). Lihat SBY dengan keluarganya yang harmonis dan menantunya yang cantik dan cucunya yang lucu, sangat bisa diterima di hati masyarakat pecinta gosip..

Kalo Prabowo ingin mendapatkan hati masyarakat pecinta gosip, carilah pendamping. Bisa rujuk sama anaknya Soeharto, atau nikah lagi. Tapi opsi yang pas adalah rujuk, dengan begitu dia akan mendapat penilaian positif dari masyarakat. Tapi kalau dia menikah lagi, saya kurang yakin juga. Jadi opsi terbaik yaaa rujuk ajaa..

Supersemar Alat Kudeta? TvOne 18 Maret 2009 pk. 19.30

Filed under: televisi — Tag: — Lawliet @ 2:26 am

Ada yang nonton TvOne semalam jam 19.30 di acara diskusi “Supersemar Alat Kudeta?” ga? Sebenarnya saya akhir-akhir ini sangat tertarik dengan sejarah sukarno dan suharto, jadi lumyan antusias nontonnya. Tapi apa yang dihasilkan dari debat itu tidak membuat saya puas. Tapi malah membuat saya malu melihat anak muda sebaya saya yang sangat sok tau dengan sejarah. Debat pertama antara Sejarawan Ridwan Saidi dengan Penulis buku Membongkar Supersemar. Ga imbang juga, karena yang satu adalah pelaku sejarah, dan satunya hanya penonton sejarah, walaupun mungkin dia sudah menganalisa data yang ada hingga berani membuat buku (terlihat dari warna rambut juga sih, hehe..). Harusnya, kalau memang ingin diskusi tentang sejarah, yang debat yaa orang-orang tua dengan orang tua juga, dalam hal ini pelaku sejarah beneran juga. Apalagi Anak kuliah masih bau kencur yang seharusnya cuma jadi penonton ga usah ikut ngotot, karena pengetahuan mereka itu cuma dari buku dan kesaksian, saya yakin sekali itu. Apalagi buku pelajaran sekolah juga tidak lepas dari opini pribadi penulis buku. Ketika sejarah terjadi (tahun 60’an) mereka kan belum lahir… Jadi lebih baik bukan debat, tapi sekedar tanya jawab. Diperhatikan ya TvOne… 🙂

Saya setuju sekali di akhir acara muncul kesimpulan, “bukan benar dan salahnya yang dicari, tapi sejarahnya.. toh sukarno dan suharto sudah tidak ada lagi, dan kita sudah dalam era reformasi.. tapi nilai sejarahnya itu yang penting..”

Maret 16, 2009

Teori Lawliet Smith

Filed under: teori — Tag: — Lawliet @ 8:50 am
tahukah anda?
bahwa pelaksanaan ujian itu merupakan salah satu penyebab penipisan ozon.

Nah lo?

baru tau kan?

sama. Saya juga.

Meibi bisa kita sebut teori lingkungan ala Lawliet
Smith.

karena saya baru menemukan ini hari ini.

oke, oke. Hadirin
semua harap tenang!

”Hadirin yang saya muliakan, beberapa saat lagi anda akan menjadi saksi,lahirnya sebuah teori termodern abad ini, teori yang telah diramalkan oleh
Nostradamus akan menggemparkan dunia pendidikan dan menyelamatkan jutaan jiwa manusia abad ini. Telah diramalkan juga olehnya bahwa cacian dan makian akan datang dari berbagai penjuru dunia, akan tetapi hanya orang2 yang memiliki pandangan luas dan jauh ke depan yang akan bisa menerima dengan akal sehat. Sebuah teori yang jauh dari jangkauan akal manusia, bahkan Bill Gates sekalipun tak akan mampu mengeluarkan pernyataan mengejutkan seperti ini. So, Don’t Miss It!”

Seketika itu pula gemuruh tepuk tangan membahana memenuhi setiap ruang kosong.

Sesosok perempuan terlihat dari balik layar. Mengenakan kemeja polos pink lengan panjang dan rok hitam khas, melangkah mantap menuju mimbar.

Sebuah penemuan berasal dari penelitian yang cermat, pengamatan akan kebutuhan manusia yang semakin bertambah, dan semakin berkurangnya kualitas hidup manusia dewasa ini. Ini dikarenakan oleh pemanfaatan lingkungan yang kurang cermat dari manusia-manusia yang menyebut dirinya pintar, akan tetapi tanpa disadari kepintarannya telah memabahayakan dunia. Ini adalah hasil perenungan saya selama seminggu penuh. Dengan bahan penelitian saya adalah lingkungan kampus saya sendiri.

Ternyata lingkungan kampus telah membahayakan kelangsungan dunia. Dan tahukah anda apa yang sangat berpengaruh di sini? Ujian yang diselenggarakan kampus. Seringkah anda melihat mahasiswa yang hilir mudik menuju dan dari toko fotokopian? Inilah pangkal masalahnya. Satu mata ujian, satu orang mahasiswa bisa memfotokopi hingga lebih dari 10 lembar. Bahkan ada yang satu buku. Okelah, kita ambil rata2 yang difotokopi oleh tiap mahasiswa paling tidak 4 lembar. Itu adalah jumlah dari satu mahasiswa satu mataujian.

Ambil contoh di kampus saya, ada 3000 mahasiswa. Jika satu orang 4 lembar, maka 3000 orang memfotokopi sebanyak 3000×4=12000 lembar dalam satu hari. Setidaknya, ujian diselenggarakan dalam 8 hari. Maka event ujian menghabiskan 12000 lembar x 8hari=96000 lembar. Itu adalah kertas yang dipakai dalam satu rangkaian kegiatan ujian saja dalam
satu kampus.

Bisa anda bayangkan berapa lembar yang masuk kotak sampah, dibuang dan lalu dibakar? Benar-benar bukan sebuah langkah penghematan lingkungan yang baik yang dicontohkan di dalam lingkungan pendidikan. Berapa hutan dalam 8 hari itu yang harus dihabiskan untuk memenuhi hajat kebutuhan satu kampus? Berapa pula yang dibutuhkan dalam lingkup satu kota?

Ujian adalah hajat hidup saeluruh kampus, dan pola hidup pun bisa dipastikan sama. Lalu berapa yang harus dihabiskan oleh seluruh kampus dalam satu provinsi? Dalam satu negara? Di seluruh dunia? Banyak sekali,
saudara-sarudara. 1 hektar hutan tak cukup. 100 hektar hutan pun tak cukup.

Rata-rata ujian dalam satu tahun adalah 4 kali, berapa kali lipat lagi pohon2 harus ditebang untuk memenuhi kebutuhan dunia pendidikan? Apakah industri2 itu melakukan penghijauan kembali? Tidak semua. Pun kalau semua, rata-rata pohon yang ditanam kembali dengan waktu tumbuhnya tidak sebanding dengan pohon-pohon yang ditebang untuk dijadikan kertas lagi. Tidak mencukupi saudara-saudara.

Masalah lain pun muncul, berapa banyak lagikah sampah yang akan dibakar tanpa daur ulang? Hampir semuanya. Berapa banyak lagikah lapisan ozon harus dikorbankan karena pembakaran? Bagaimana dengan jiwa manusia, berapa banyakkah harus dikorbankan? Pohon-pohon itu sebagai paru-paru dunia, akan semakin ompong, tidak dapat memenuhi kebutuhan oksigen dunia lagi. Apakah anda telah menyiapkan dana untuk membeli oksigen dalam 10 tahun lagi?

Kalalu pertanyaan itu ditujukan kepada saya, saya akan jawab : Saya tidak mau beli. Apa yang akan saya lakukan? Saya akan menuntut presiden di dunia untuk menghapuskan ujian. Saya katakan lagi, kalau anda ingin selamat dalam 10 tahun lagi, HAPUSKAN UJIAN BAGI MAHASISWA. Saya, Elti Smith, pencetus teori lingkungan baru ala Lawliet Smith, dari Sekolah Ternama Anti Nyampah yang mencetuskan teori ini, mengucapkan terima kasih atas dukungan anda atas keselamatan makhluk dunia. Hapuskan Ujian! Wassalam.”

_bete_bentar_lagi_ujian_belum_belajar_

teringat kenangan kuliah…

suka nulis-nulis yang ga jelas..

hehe..

ini salahsatunya…

Desember 24, 2008

Magang.. magang..

Filed under: Uncategorized — Tag: — Lawliet @ 2:20 am

hari-hari yang melelahkan…
soundtrack PKL:
kan kubawa uang! segudang! uuu..uuu..uuu… uuu.. uuannngg!!

*naif mode: on*

November 18, 2008

Fenomena Pilkada

Filed under: socialite — Tag: — Lawliet @ 3:31 am

Ajang pertaruhan harta dan masa depan!

Kita boleh berbangga karena Pangeran Charles memuji pelaksanaan demokrasi di Indonesia (belum tau diaa.. haha). Pemilihan kepala daerah secara langsung, adalah salah satu pilar pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Tetapi aura yang timbul di tengah pelaksanaan Pilkada yang ramai terjadi saat ini yang saya rasakan adalah aura pertaruhan harta dunia yang berhadiah jabatan. Mengapa tidak kita sebut saja ini perlombaan? Ini bukan perlombaan, karena dalam perlombaan jika tidak memperoleh juara satu, juara dua pun cukup membanggakan. Tetapi dalam ajang ini, yang diperebutkan hanya mutlak juara satu. Kalau tidak menjadi juara satu, menjadi juara dua sama saja dengan mendapatkan serangan jantung, stroke atau mungkin kehilangan akal sehat.

Bagaimana tidak, biaya kampanye langsung dan biaya overhead lainnya tentu tidak cukup hanya dalam hitungan 9 digit. Belum lagi biaya untuk curang, seperti biaya serangan fajar yang sekarang ini dianggap ladzim dan sulit dipungkiri lagi bahwa inilah salah satu cara yang dipilih tim sukses masing-masing untuk memenangkan hati masyarakat yang belum memilih berdasarkan kompetensi kandidat. Biaya yang dikeluarkan entah berapa ’M’. Fantastis bukan, ditengah keinginan rakyat untuk memiliki pemimpin yang amanah, berkompeten, dan anti-korupsi, tentunya dengan harapan dana kampanye akan kembali berkali-kali lipat jika terpilih nantinya. Dan bila hanya menjadi juara dua, uang ber-”em-em” tadi musnah hilang bersamaan dengan hilangnya impian menjadi pimpinan daerah. Harta hilang, jabatan hilang, belum lagi bila stress menyerang, harta harus keluar lagi untuk mengobatinya. Hancurlah dia.

Inilah perjudian baru cara orang-orang ”berpunya” yang bernilai sangat fantastis!! Bukan jalan untuk orang-orang seperti kita pastinya.

November 5, 2008

Barrack Obama vs Primbon Jawa (jikalau saja…)

Filed under: televisi — Tag: — Lawliet @ 8:20 am

NENEK OBAMA MENINGGAL DUNIA SAAT KAMPANYE

Ahh..
Kalau saja Obama orang Indonesia….
Kalau saja Obama calon presiden kita….
Kalau saja Amerika itu Indonesia…
Berita ini pasti jadi headline utama :
NENEK OBAMA KENA GUNA-GUNA!!

Juga televisi pasti ramai acara…
dengan Feni Rose yang memimpin suara…
MISTERI APAKAH, DIBALIK INI SEMUUAAA??
APAKAH OBAMA TERKENA KARMA???

*hahaahha.. Ups, gue turut berbela sungkawa, bams….(halahh, sok akrab gitu gue...)*

katanya kalo nyontek dijewer lho..

Filed under: surat kabar — Tag: — Lawliet @ 7:32 am

Peserta Tes Calon KPUD Diduga Nyontek

Terjadi di Muara Enim

Sumatera Ekspres – Soal ujian calon anggota KPUD Muara Enim diduga bocor. Salah satu peserta tes dari 48 peserta tertangkap basah oleh tim seleksi memiliki dua lembar jawaban saat mengerjakan soal. Peserta yang tertangkap tangan itu yakni Ketua KPUD Muara Enim Drs Haslan – yang sekarang masih aktif. Pada saat tes yang bersangkutan duduk di bangku paling belakang. Tiba-tiba salah satu tim seleksi yang mengawasi jalannya tes menemukan adanya lembar jawaban yang sudah terisi penuh, sementara satunya lagi masih dikerjakan. Karena mencurigakan petugas langsung menyita lembar jawaban tersebut.

Ketua Tim seleksi KPUD Muara Enim, Alfuroh SH mengaku belum bisa memastikan apakah lembar jawaban yang diambil dari peserta tes merupakan lembar jawaban atau bukan. Sebab sekarang ini belum ada rapat tim. Kemudian berkas jawaban peserta tes begitu selesai langsung dibawa ke Palembang. Sementara Hj Verlina, humas KPUD Sumsel mengaku soal tes dijamin steril. Sebab dirinya yang membawa langsung soal tes (dari Palembang, red) dan sampai di Muara Enim masih utuh dan disegel.

Haslan sendiri membantah dirinya menyontek saat mengerjakan soal. Lembar jawaban yang diambil merupakan arsip yang dibuat oleh dirinya. Jadi selain memberikan jawaban, dia juga mengaku membuat arsip atas jawaban soal yang sudah dikerjakannya.

(dikutip dari Sumatera Ekspres, Selasa, 4 November 2008)

Saya dan si Ayah langsung tertawa setelah membaca berita ini…

Kata Bang Rhoma Irama mah, ”SUNGGUHH… TERLALU!!”

Kalo Monyet jadi bintang iklan..

Filed under: televisi — Tag: — Lawliet @ 7:07 am

Pernahkah anda melihat iklan salah satu provider kartu telepon seluler yang dibintangi oleh monyet?

Ada dua sih… yang satu sumpah kawin sama monyet, dan yang satu lagi monyet-monyet ngobrolin manusia. Yang kawin sama monyet inisial providernya ‘I’ dan yang satu lagi inisialnya ‘X’ dan ‘L’ *yaaahhhh dodol! Ketauannnn duong…*

Nahh, yang yang cukup mengganggu keasyikan saya menonton gossip tentang Syekh Puji acara televisi di rumah adalah yang terakhir, dimana beberapa ekor monyet diamati tingkah lakunya dan di-dubbing. Tidak terlalu menarik juga iklannya, tapi setelah diamati cukup lama kalimatnya aneh lohh*maklum pengangguran, ga ada kerjaan, kerjaannya yaa jadi pengamat iklan doang.. *

Fungsi iklan sesungguhnya adalah sebagai ajang promosi suatu produk, sehingga konsumen merasa tertarik untuk menggunakannya, disertai dengan pilihan-pilihan kalimat yang mengajak. Tapi kok ya setelah melihat iklan itu saya menjadi tidak tertarik sama sekali untuk beralih ke sana?

Monyetnya bilang, “Ada loh kartu yang ngga usah pake mikir??”

Oh my god… eksistensi kita sebagai makhluk Tuhan yang paling sexy mulia dilecehkan segerombolan monyet itu! Kita, mendapat sesuatu yang gratis saja musti mikir dari berbagai sudut pandang, apalagi ini yang pasti pemakaiannya pakai uang kok ya ngga perlu mikir? Manusia kan diciptakan lebih tinggi derajatnya dari fauna karena kami kita punya otak buat mikir. Lah ini kok bisa-bisanya kita disuruh ngga usah mikir. Dasar monyet…. Ini pelecehannn… benar-benar pelecehan… saya ndak bisa terimaaaa. Bisa jadi iklan itu hanya ditujukan buat sekelompok monyet orang saja yang tidak bisa mikir. Saya ngga mau pakai ahh, saya kan bisa mikir…. *walaupun pemalas ya…*

Hello world!

Filed under: Uncategorized — Lawliet @ 6:54 am

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Blog di WordPress.com.